7 Gejala Influenza Yang Perlu Diwaspadai dan Bisa Berubah Jadi Pneumonia
Vaksinasi

7 Gejala Influenza Yang Perlu Diwaspadai dan Bisa Berubah Jadi Pneumonia

18 Apr 2026

7 Gejala yang Perlu Diwaspadai dan Bisa Berubah Jadi Pneumonia

Pneumonia adalah infeksi paru yang bisa menyerang siapa saja — anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Bahkan infeksi saluran napas yang awalnya terlihat “ringan” seperti flu atau batuk biasa bisa berkembang menjadi pneumonia bila tidak ditangani dengan baik.

Menurut World Health Organization, pneumonia masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi akibat infeksi di dunia, terutama pada anak-anak dan kelompok rentan.

Agar tidak terlambat, berikut 7 gejala yang perlu diwaspadai karena bisa berkembang menjadi pneumonia:
1. Batuk yang Tidak Kunjung Sembuh
Batuk lebih dari 3–5 hari, terutama jika semakin berat atau berdahak kental berwarna kuning kehijauan, bisa menjadi tanda infeksi yang sudah turun ke paru-paru.
Jika batuk disertai nyeri dada atau sesak, segera periksa ke dokter.

2. Demam Tinggi Lebih dari 38°C
Demam ringan saat flu masih tergolong wajar. Namun bila demam tinggi menetap lebih dari 3 hari atau naik turun tidak membaik, ini bisa menjadi tanda infeksi serius seperti pneumonia.

3. Napas Terasa Cepat atau Sesak
Pernapasan yang lebih cepat dari biasanya, terasa berat, atau muncul bunyi “ngik-ngik” saat bernapas adalah tanda bahaya. Pada anak, biasanya terlihat tarikan dinding dada saat bernapas.

4. Nyeri Dada Saat Tarik Napas
Rasa nyeri yang tajam ketika menarik napas dalam atau saat batuk dapat menjadi tanda radang pada jaringan paru.

5. Tubuh Lemas dan Menggigil
Menggigil hebat disertai badan sangat lemas menunjukkan tubuh sedang melawan infeksi berat.

6. Bibir atau Ujung Jari Kebiruan
Ini adalah tanda kadar oksigen dalam darah menurun. Kondisi ini termasuk darurat dan harus segera mendapatkan penanganan medis.

7. Nafsu Makan Menurun Drastis (Terutama pada Anak & Lansia)
Pada bayi dan lansia, gejala pneumonia sering tidak khas. Bisa hanya berupa malas makan, rewel, atau tampak lebih mengantuk dari biasanya.

Siapa yang Lebih Berisiko?
-Anak di bawah 5 tahun
-Lansia di atas 65 tahun
-Ibu hamil
-Penderita diabetes, asma, atau penyakit jantung
-Perokok aktif

Cara Mencegah Pneumonia

- Vaksinasi (influenza dan pneumokokus)
- Cuci tangan rutin
- Gunakan masker saat sakit
- Istirahat cukup
- Konsumsi makanan bergizi